Di antara tanda orang munafik adalah berlisan tajam terhadap sesama muslim.
.
Antum mau dalilnya?
.
Allah berfirman: “mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam” (QS. Al-Ahzab: 19)
.
Namun, ia berkata manis nan lembut terhadap orang kafir. Dalilnya adalah perkataan orang munafik kepada saudaranya orang-orang kafir, yang Allah abadikan dalam Al-Quran:
.
“Sungguh, jika kamu diusir niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun demi kamu ” (QS. Al-Hasyr: 11)
.
(Faidah yang kami dapatkan dari Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi hafizhahullah)
.
Coba antum perhatikan perkataan orang munafik terhadap kaum muslim! Tajam banget.
.
Sebaliknya, terhadap orang kafir dan teman mereka dari kalangan munafik; lembut banget, banget malah.
.
Jika saja yang tajam lisannya terhadap kaum muslimin itu merupakan ciri orang munafik; lalu bagaimana dengan yang lisannya sudah diasah setajam-tajamnya untuk menyerang para da’i dan ustadz?! Kira-kira itu munafik berapa kuadrat ya.
.
Terkadang “lisan tajam” itu tertuang dalam bentuk tulisan. Tapi saya maklumi kok, banyak yang tulisannya sangar dan tajam, namun ketika bertemu dan bertatap muka ternyata mirip sama anak tentangga.
.
Mari kita jaga nama baik para da’i ahlussunnah, beri udzur semampunya, buka hati selebarnya terhadap masalah yang memang kita tidak bisa se-iya dan se-kata.
.
Toh, anak kembar yang lahir dari satu rahim saja berbeda; apalagi antum dan saya.
.
Semoga Allah rahmati para da’i yang sudah mengorbankan jiwa, raga, harta dan keluarganya untuk memberikan yang terbaik bagi agama dan bangsa.
.
Bagi para penuntut ilmu, hormati mereka. Setinggi apapun ilmu anda, masalah jasa tak ada jaminannya.
.
Ahsanallahu ilaikum
.
Fitra Hudaiya NA حفظه الله تعالى
(Cairo, 12 Sya’ban 1439)

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *