Memang bukan huruf vocal ‘O’, melainkan ada beberapa jenis huruf Arab yang harus dibaca tafkhim (tebal) dalam keadaan tertentu. Misalnya huruf Kha’, Ra’, Shad, Dhad, Tha’ Dhza’, Ghain dan Qaf. Kesemuanya bila berbaris fathah harus dibaca tebal, sehingga seoleh terdengar seperti suara huruf O. Demikian juga dengan lafdzhul jalalah nama Allah. Kita tidak menyebut al-loh, tetapi Allah dengan huruf lam ditebalkan.

Wallahu a’lam bishshawab,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *