Sebenarnya teks arabnya khuntsa, sayangnya diterjemahkan jadi banci, maka terjadi salah paham. Khuntsa bukan banci, bukan LGBT, tapi atas kehendak Allah sejak lahir sudah punya dua alat kelamin yang berlawanan. Sampai sekarang saya belum menemukan terjemahan yang pas untuk istilah khuntsa ini.

Disitu saya ‘malas’ menerjemahkan kitab berbahasa Arab, karena sulit menjaga originalitas dan amanah ilmiyah. Mendingan nulis buku sendiri, amanah ilmiyahnya tidak per kata tapi secara umum gelondongan.

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *