الَّذِينَ إِذَآ أَصٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رٰجِعُونَ

‘(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.’ (Al-Baqarah : 156)

– Jadikan ayat ini seperti SOP. Setiap kepahitan langsung tidak usah banyak mikir, langsung taubat saja.

– Ciri Allah mau nolong: kita dibuat tenang. Baru muncul jalan keluar, diiringi doa “Robbishrohli Shodri…”

– Daripada banyak ngomong, mending banyak istighfar.

– Seperti Imam Ahmad yang tiba-tiba tergerak datang ke suatu daerah yang belum dikenal. Diusir dari masjid. Lalu ada seorang yang menolong untuk menginap di rumahnya. Orang itu adalah pengrajin roti, dan selalu beristighfar setiap membuat roti. Hanya satu keinginannya yang belum terkabul: Bertemu dengan Imam Ahmad, dan saat itu Imam Ahmad lah orang yang digerakkan Allah untuk datang ke rumahnya langsung.

– Ahli istighfar banyak pertolongan Allah

KH. Abdullah Gymnastiar

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *