وَإِن يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُۥٓ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَآدَّ لِفَضْلِهِۦ ۚ يُصِيبُ بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Yunus : 107)

– Tidak ada yang bisa menghilangkan sedih, kecuali Allah.

– Kalau lagi sedih: ambil wudhu, shalat taubat, tilawah. Paksakan kembali ke Allah.

– Kita masih sibuk bersandar ke makhluk. Jarang bersandar kepada Allah. Kadang dibuat hati kita pedih untuk sadar kembali ke Allah.

– Lalu untuk apa ikhtiar? Ikhtiar adalah bentuk ibadah.

KH. Abdullah Gymnastiar

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *