Hijrah adalah menghayati nikmat hidayah dari Allah.

Dakwah adalah menginginkan kenikmatan hidayah yang kita hayati itu dirasakan oleh sesama.

Tidak ada tempatnya sombong dalam hijrah kita. Karena hanya Allah-lah sumber kekuatan dan kenikmatan di dalamnya.

وَلَكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ أُولَئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ (7) فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَنِعْمَةً وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ.

“Tetapi Allah lah yang menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus. Sebagai karunia dan nikmat dari Allah. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana” (QS. Al-Hujurat: 7-8)

oleh Salim A. Fillah dalam Dakwah

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *