Mufti Indonesia (Betawi)

Namun ketiadaan mufti di masa sekarang ini tidak berarti bahwa sosok mufti itu sama sekali tidak pernah ada di negeri kita. Di masa lalu, ketika kita masih dijajah belanda, justru kita punya mufti sebagaimana yang kita dapati di berbagai negeri muslim lainnya.

Mufti kita saat itu adalah Sayyid Utsman, seorang sosok ulama yang menjadi guru dari semua guru agama, khususnya buat orang-orang betawi. Karena beliau memang lahir di betawi meski peranakan Hadhramaut. Dan diangkat oleh Pemerintah Hindia Belanda di ibukota jajahannya. Namun pengaruh beliau juga meluas ke berbagai wilayah di nusantara.

Nama lengkap beliau adalah Al-Habib Usman bin Yahya bin Aqil bin Syeikh bin Abdurahman bin Aqil bin Ahmad bin Yahya. Lahir di Pekojan, Jakarta Barat pada tanggal 17 Rabiā€™ul Awwal 1238 H atau 1822 M. Ayahnya adalah Abdullah bin Aqil bin Syeikh bin Abdurahman bin Aqil bin Ahmad bin Yahya. Sedangkan ibunya adalah Aminah binti Syekh Abdurahman Al-Misri.

Sayyid Ustaman memang seorang keturunan Arab tapi sudah jadi orang betawi. Orang betawi di masa lalu lebih akrab memanggilnya habib. Tapi beliau bukan habib sembarang habib. Ilmu agama beliau memang sangat tinggi dan luas. Karya tulis beliau tidak kurang dari 80 judul kitab jumlahnya, yang umumnya sampai hari ini masih dipakai oleh orang-orang betawi untuk mengaji.

Ustadz Ahmad Sarwat, Lc., MA

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *