Sahabat saya sewaktu di Mesir pernah bercerita,

“Sewaktu kecil, ayahnya suka mengajaknya ke rumah makan, hampir tidak pernah sayang untuk menghabiskan uangnya”

Padahal sahabat saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana.

Rupanya itulah kenangan terindah baginya, hingga ia pun tumbuh kembang seperti ayahnya yang telah lama meninggal.

Terus memberikan perhatian kepada anak-anaknya sekalipun sudah tidak memiliki materi sepeserpun.

Raga boleh terpisah, namun kenangan manis kan tetap terukir sepanjang hayat.

Ustadz Guntara Nugraha Adiana Poetra

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *