Lepas dari urusan syirik, baik secara magis maupun secara pola pikir, tidak salah bila anda juga mempertimbangkan hal-hal yang logis dan masuk akal.

Saran kami, jangan terlalu mudah terkecoh janji dan testimoni manis. Cermatlah ketika menerima tawaran yang memikat dan nampak menarik. Janganlah kita lupa diri dalam menilai kualitas suatu barang.

Biasanya yang namanya obat yang baik adalah hasil penemuan ilmiyah yang panjang, disertai dengan penjelasan ilmiyah dan nalar yang masuk akal.

Dan logikanya, tidak ada benda yang menjadi obat untuk segala sesuatu. Bahkan meski di dalam Al-Quran disebutkan bahwa madu adalah obat, namun tidak pernah disebutkan bahwa madu adalah obat untuk semua penyakit.

Dari perut lebah itu ke luar minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl: 69)

Ayat ini hanya menyebutkan bahwa madu adalah obat untuk manusia, bukan obat untuk segala macam jenis penyakit.

Maka penawaran yang melebihi hakikatnya, sering disebut dengan istilah ‘berjualan obat’. Karena biasanya penjual obat kaki lima menawarkan obat untuk segala sesuatu. Bahkan terkadang sampai mengatakan bahwa obatnya adalah penyembuh segala macam penyakit.

Kalau memang benar mengobati semua jenis penyakit, seharusnya rumah sakit sudah bubar dari dulu. Tetapi buktinya, setiap rumah sakit penuh dengan pasien.

Wallahu a’lam bishshawab,

Ustadz Ahmad Sarwat, Lc., MA

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *