Saking awamnya terhadap agama, setamat SD umum yang tidak mengerti bahasa Arab.

Sempat disodorkan dua pilihan, mau lanjut SMP negeri atau masuk pondok (Gontor)?

Waktu itu opsi pertama lebih diutamakan.

Untuk pondok pun hanya itu referensi yang katanya tersohor.

Saya dan keluarga memang kurang menekankan dunia pesantren.

Di lingkungan terdekat, jika diurai dari anak keturunan buyut, hampir tidak ada yang masuk pesantren.

Akhirnya saya lebih memilih masuk SMP Negeri di kota Depok seperti saudara lainnya sesuai opsi yang diharapkan, masuk sekolah/kampus negeri.

Saya hanya ingin berbagi sedikit cerita.

Jika niat anda benar, kuat dan tulus, ingin berubah menjadi baik, khususnya mengangkat kebodohan diri dan sesama. Tiada niat yang lain selain itu.

InsyaAllah akan ada jalan kemudahan yang tidak anda sangka-sangka.

Saya sering menemukan, lulusan SMA umum, namun setelahnya pandai berbahasa Arab, mengalahkan anak pesantren.

Ada juga yang mampu menghafal alquran, banyak hadist walau tidak masuk pondok.

Bahkan ada yang sama sekali tidak mesantren, namun menjadi doktor bidang keagamaan.

Mulai dari S1-S3 semua di tanah Arab, tanah air hingga menjadi fakar agama meski bukan keturunan kyai dan semisalnya.

Anda tahu kenapa?

Itu semua karena the power of niat.

ان تصدق يصدق الله

“Jika anda jujur, pastinya Allah akan membenarkanmu”.

Ustadz Guntara Nugraha Adiana Poetra

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *