Jika Allah Ta’ala mencintai seorang hamba, pasti Ia akan mengujinya..

Ujian disini bukan ujian biasa..

Cinta disini juga bukan cinta biasa..

Bahkan tidak semua orang bisa mendapat cinta dan ujian yang luar biasa ini..

Ada orang yang hampir seluruh isi kehidupannya dihiasi dengan ujian..

Diberi penyakit yang tak kunjung sembuh..

Belum mendapat momongan setelah puluhan tahun menikah..

Ditinggal orang-orang terdekat, dalam kondisi mati atau hidup..

Hidup pas-pasan dengan penuh kesederhanaan, bahkan kekurangan…

Dikhianati atau dikecewakan orang-orang sekitar..

Hingga tidak ada satupun tempat bersandar kecuali Allah semata..

Ada juga orang yang kesedihannya jauh lebih banyak ketimbang kebahagiaannya..

Hari-harinya penuh ujian, bahkan hingga akhir hayatnya.

Ada juga yang akhir perjalanan hidupnya dengan ujian berat pula..

Dibunuh saat membela agamanya..

Dihabisi ketika menjaga kehormatannya..

Dibantai dalam kondisi suci di hari penuh berkah..

Diintimidasi demi mempertahankan keyakinannya..

Meregang nyawa karena sebuah tragedy maupun kecelakaan..

Disiksa lantaran beriman kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia..

Mereka itulah manusia-manusia pilihan Robb semesta alam..

Jumlah mereka sangatlah sedikit..

Dari zaman ke zaman mereka selalu ada di tengah milyaran umat manusia..

Karenanya berhentilah memamerkan gaya hidup, keharmonisan, kehangatan, dan luapan eksperesi kegembiraan anda disini..

Di medsos bukan tempatnya kawans..

Manusia yang dicintai Allah Ta’ala sejatinya mereka yang jarang tebar pesona apalagi mencari sensasi…

Anda sedang berbohong saat menampilkan beragam kenyamanan…

Paling tidak, anda sedang membohongi diri sendiri. Maka jujurlah mulai saat ini!

Karena dunia adalah tempat hukuman bagi Adam dan Hawa…

Di dalamnya dipenuhi dengan kisah yang memilukan, banyak pula kesulitan dan kesedihan..

Semakin memilukan, maka semakin sempurna ia menjadi seorang hamba yang dicintai Rabbnya…

Seseorang belumlah benar-benar beristirahat sampai kaki kanannya menginjakkan tanah di surga..

Dan tidaklah kata bahagia disebut dalam al quran melainkan di satu tempat..

واما الذين سعدوا ففي الجنة

“Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya hanyalah di surga” (QS. Hud: 108)

Ya, surga yang luasnya seluas langit dan bumi..

Ya, surga yang paling tertinggi, Firdaus..

Ya, itulah surga, yang karuniaNya dan kebahagiaan tidak pernah terputus…

Tidak ada ruang untuk kesulitan dan kesedihan…

Itulah tempat istimewa bagi mereka yang jumlahnya amat sedikit di muka bumi ini…

Guntara Nugraha Adiana Poetra, Lc., MA

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *