Disini pasti akan mendengar ucapan sia-sia..

Disini juga pasti melihat dusta alias hoax..

Disini pula banyak kegaduhan..

Di sini dimana maksudnya?

Inilah dunia, nyata maupun maya.

Sekalipun anda menutup mata, sampai akun medsos, kemudian berlari ke tengah hutan.

Selama masih di dunia, anda pasti bertemu..

Percakapan kurang manfaat..

Prilaku pengundang dosa..

Dan bertebarnya aneka dusta..

Dunia oh dunia…

Inilah tempat hukuman Adam dan Hawa..

Yang gemerlapnya membuat buta…

Imam Ar Razi meriwayatkan dari Fath al Maushul.

Manusia sejatinya penduduk surga, kemudian Iblis menawannya.

Maka tiada lain, disini penampung kesulitan dan kesedihan.

Diantara potret kemalangan manusia milenial…

Banyak berkeluh kesah di dinding medsos..

Haus perhatian dari sesama..

Mulai dari tebar pesona..

Sampai cari sensasi..

Ada-ada saja..

Sadar tidak sadar…

Ada banyak yang demikian..

Tua muda, laki laki perempuan, kaya miskin, menikah, jomblo, duda maupun janda..

Maka di sanalah..

Disana mereka tidak akan mendengar percakapan sia-sia, dosa, maupun dusta.

Melainkan ucapan keselamatan, kedamaian dan kegembiraan tiada tara.

لا يسمعون فيها لغوا ولا كذابا

Dalam ayat lainnya

ولا تأثيما

Di sana dimana maksudnya?

Di surga, yang luasnya seluas langit dan bumi.

Guntara Nugraha Adiana Poetra

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *