Kehidupan di alam kubur memang ada, namun bukan kehidupan seperti di dunia ini. Kehidupan di alam kubur bukan kehidupan untuk mendulang pahala atau mendapatkan dosa.

Urusan pahala dan dosa sudah selesai ketika seseorang meninggalkan dunia ini masuk ke kehidupan berikutnya yang disebut dengan alam kubur.

Kalau di alam kubur masih ada kesempatan untuk taubat dan menjadi hamba yang beriman, maka pastilah tidak akan ada penghuni neraka. Sebab di alam kubur orang-orang sudah diperlihatkan kenikmatan surga dan kepedihan siksa neraka. Jadi mereka pasti akan taubat dan jadi orang beriman lalu semua masuk surga.

There is no second change, tidak ada kesempatan kedua. Kesempatan satu-satunya hanya alam dunia ini saja. Setelah ajal (the limit) sudah tiba, maka tidak ada lagi reingkarnasi, kembali ke dunia atau kesempatan taubat di alam kubur.

Bahkan alam kubur sebenarnya sudah menjadi bagian alam akhirat, sebab siksa dan kenikmatan hasil dari prestasi kehidupan di dunia sudah mulai bisa dirasakan di sana. Walaupun belum ada pengadilan, hisab, mizan dan seterusnya. Para ulama mengatakan bahwa siksa kubur itu saja sudah sangat pedih, apalagi nanti neraka betulannya.

Wallahu a’lam bishshawab,

Ustadz Ahmad Sarwat, Lc., MA

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *